Mengunjungi Landmark Bersejarah di Eropa

Membahas mengenai keindahan dunia sudah pasti tidak akan lepas jika membahas berbagai bangunan yang bersejarah atau bangunan yang mempesona, khusus nya itu di benua Eropa yang sangat terkenal memiliki banyaknya bangunan yang indah dan memiliki arti tersendiri. Eropa memang selalu saja menarik perhatian para turis yang ada di dunia, tidak terkecuali Indonesia. Tentunya saja hal ini yang berbeda dari yang lain dan hal yang satu ini akan membuat siapa saja terhenyak dan juga akan merasa takjub melihat begitu banyak yang berbeda seperti pada gaya hidup, budaya, bahasa, makanan dan juga landmark. Berikut ini beberapa landmark yang ada di Eropa yang sangat indah dan harus dikunjungi jika sedang berlibur keliling eropa.

Menara Eiffel Paris, di Prancis

Siapa yang tidak mengetahui menara yang bersejarah yang satu ini, tidak hanya bersejarah saja menara Eiffel juga menjadi salah satu keajaiban yang ada di dunia, tidak hanya itu saja menara eiffel yang ada di Paris ini menjadi salah satu bangunan yang paling terkenal yang ada di dunia sekaligus menjadi ikon untuk kota Paris dan juga negara Prancis, menara yang megah ini terletak di Champ de Mars di Paris. Diberi nama sesuai dengan arsiteknya memberi nama Gustave Eiffel dan menara ini dirancang pada tahun 1889. Tinggi menara ini juga bisa dibilang luar biasa, yaitu setinggi 324 meter tidak heran memang jika mendapat predikat sebagai Menara tertinggi di dunia dari tahun 1889 sampai 1930. Selain itu Menara Eiffel juga menjadi bangunan berbayar yang paling banyak dikunjungi di dunia.

Ada banyak sejarah menarik dari menara bersejarah ini salah satunya adalah, Menara Eiffel hampir dirobohkan dan dibatalkan izin nya pada tahun 1909. Tetapi hal itu tidak terjadi karena pejabat kota paris pada saat itu memilih untuk menjaga menara ini karena tahu bahwa menara Eiffel bisa dijadikan stasiun telegraf radio. Alhasil selama beberapa tahun kemudian, dalam Perang Dunia I, Menara Eiffel digunakan untuk memantau komunikasi radio musuh, tidak hanya itu pada saat itu juga menara ini menyampaikan peringatan zeppelin juga digunakan sebagai mengirim pasukan darurat. Juga selama periode perang dunia II menara ini juga lolos dari kehancuran untuk kedua kalinya.

Colosseum Roma, di Italia

Bangunan bersejarah yang selanjutnya itu merupakan bangunan kebanggaan dari negara Italia dan juga merupakan salah satu peninggalan sejarah yang berada di era kekaisaran Romawi yang hingga sekarang masih ada, Colosseum juga dianggap sebagai salah satu karya terbesar arsitektur dan teknik Romawi. Colosseum juga merupakan amfiteater terbesar di dunia yang bisa menampung penonton dari 50.000 hingga 80.000 penonton. Colosseum di bangun pada tahun 70 sampai 80 Sebelum Masehi, dan merupakan situs warisan dunia UNESCO dengan predikat bangunan yang paling terkenal di dunia.

Colosseum yang merupakan arena gladiator, yang mana diperkirakan sudah ribuan orang yang tewas di bangunan ini. Selama berabad-abad, hampir seluruh dunia sangat mengagungkan karya seni dan pertunjukan gladiator ini. Itu bisa tercermin dari ruangan amfiteaternya orang Roma sebesar Colosseum ini.

Big Ben London, di Inggris

Bangunan yang bersejarah yang selanjutnya itu adalah Big Ben yang ada di London, Inggris. Bangunan yang satu ini juga menjadi bangunan yang paling terkenal di dunia, Big Ben adalah nama yang diberikan kepada menara jam yang berada di Istana Westminster, di kota London, Inggris. Masyarakat yang ada di dunia sudah mengenal menara jam ini dengan sebutan Big Ben, sementara itu masyarakat Inggris sendiri menyebutnya dengan Big Ben melainkan menyebutkan sebagai the clock tower atau menara jam. Sementara itu menara jam ini telah mendapatkan nama baru pada tahun 2012, yaitu Elizabeth Tower. Penamaan ulang pada menara tersebut dilakukan untuk memperingati 60 tahun lamanya ratu Elizabeth menduduki tahtanya.

Menara penuh sejarah ini pembuatannya selesai pada tahun 1858, menara ini memiliki jam di setiap sisinya dan merupakan menara jam yang terbesar di dunia. Adalah Augustus Pugin yang merancang keempat jam yang ada di menara jam Big Ben. Terbuat dari rangka besi berdiameter 7 meter menopang 312 keping kaca yang berbentuk oval. Perawatan keping kaca ini bisa dilepas sehingga mudah untuk dilakukan perawatan. Bagian luar jam ini dibuat dari bahan berlapis emas.

Saint Basil’s Moscow, di Rusia

Bangunan bersejarah berikutnya adalah Gereja Ortodoks di Rusia, terletak di Red Square Moscow, yang menurut sejarang bangunan ini sudah di dibangun dari 1555 sampai 1561 atas perintah dari Ivan the Terrible. Saint Basil’s yang merupakan pusat geometris Moskow, yang merupakan situs warisan dunia UNESCO.

Saat ini bangunan ini menjadi museum dan yang juga dikenal sebagai Katedral Syafaat dari Santa Perawan pada Moat atau Cathedral Pokrovsky. Katedral ini dibangun pada tahun 1555 atas perintah Ivan the Terrible dengan tujuan memperingati penangkapan Kazan dan Astrakhan. Tidak hanya bangunannya yang unik dan bersejarah Katedral ini juga telah menjadi pusat pertumbuhan kota sejak abad ke-14 sekaligus menjadi bangunan tertinggi di kota sampai selesainya Ivan the Great Bell Tower pada tahun 1600.

Acropolis Athena, di Yunani

Bangunan bersejarah berikutnya adalah Acropolis Athena di Yunani, saat Anda mengunjungi tempat ini Anda akan langsung terbayang apa yang terjadi pada masa lampau. Acropolis Athena adalah sebuah benteng kuno dengan tiang-tiang tinggi yang menjulang yang terletak di atas bukit berbatu di kota Athena. Kalian bisa menemukan sisa-sisa dari Parthenon di dalamnya juga peninggalan kuno lainnya.

Sagrada Familia Barcelona, di Spanyol

Masih dengan bangunan bersejarah lainnya yang merupakan sebuah gereja besar Katolik Roma di Barcelona, Catalunya, di Spanyol. Gereja ini dirancang oleh arsitek Antoni Gaudi pada tahun 1852 hingga tahun 1926. Yang merupakan arsitek ternama di Catalunya, pengerjaan gereja ini sudah dimulai pada tahun 1882 dan ada beberapa bagian yang belum lengkap sampai saat ini. Meski demikian bangunan bersejarah ini merupakan peninggalan situs warisan dunia UNESCO.

Kourion, Cyprus

Bangunan bersejarah berikutnya adalah Kourion di Siprus yang merupakan bagian dari sejarah panjang Siprus di bawah pemerintahan Romawi membuat negara ini kaya dengan peninggalan-peninggalan bersejarah Romawi dan Byzantium atau kekaisaran Romawi Timur. Salah satu bukti kejayaan tersebut adalah Kourion. Kourion juga menjadi peninggalan arkeologis paling spektakuler di seluruh Siprus.

Kota ini sudah ditempati sejak zaman Neolitik, didalamnya terdapat ampiteater yang pada waktu itu digunakan sebagai tempat menggelar pertandingan gladiator. Bentuknya setengah lingkaran dengan tembok-temboknya yang diukir dengan mosaik-mosaik yang memperindah bangunan. Bangunan ini berdiri tinggi di puncak tebing yang dikelilingi laut, juga terdapat pemandian umum Romawi, dan juga pasar kuno. Saat Anda mengunjungi tempat ini jangan lupa untuk mengunjungi ampiteaternya yang mengesankan, yang dibangun ulang yang dapat mengakomodasi hingga 3500 orang.